Menjadi Manusia Adaptif
Seberapa banyak orang yang tidak bisa bertahan karena ketidakmampuannya menyesuaikan diri (beradaptasi). Menjadi adaptif berarti kita mampu bertahan hidup dan terus bermanfaat. Dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 216 Allah Swt berfirman yang artinya, “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.”
Ayat di atas secara tersirat menunjukkan bahwa takdir dan peran apapun yang sedang kita jalani saat ini, baik kita suka atau tidak semuanya tetap bermuara pada kebaikan untuk kita. Allah tau apa yang terbaik untuk hamba-Nya dan tugas hamba adalah menjalankan dengan sebaik-baiknya perannya.
Meskipun seminar-seminar motivasi berbisnis semakin menjamur, tidak berarti menjadi pengusaha atau pebisnis itu pekerjaan terbaik dan menjadi karyawan adalah sebaliknya. Negara juga perlu diurus birokrat jujur, generasi bangsa juga perlu dididik guru-guru yang berdedikasi, sektor kesehatan membutuhkan tenaga kesehatan yang amanah, surat kabar dan televisi membutuhkan jurnalis-jurnalis hebat yang menulis dan menyiarkan berita secara berimbang, toko-toko buku perlu diisi dengan tulisan-tulisan bermutu sebagai gizi generai bangsa, bahkan bus; kereta; pesawat siapa yang mengoperasikan kalau semua jadi pengusaha. Setiap porsi ada kontribusinya dan kontribusi terbaik bisa kita beri saat kita mampu menyamankan diri dengan peran saat ini.
Bersikap adaptif itu selalu berhubungan dengan pikiran yang terbuka. Maka selain bekerja, imbangi dengan melakukan hobi dan sesekali melakukan perjalanan/ traveling. Seringkali perjalanan menghadirkan sesuatu yang tak terduga, yang membuat kita mau tidak mau harus survive, beradaptasi dengan kondisi, dan lebih banyak bersyukur. Lalu kemudian bisa kita terapkan dalam keseharian, yang tidak melulu nyaman dan aman. Maka bangunlah setiap pagi dengan semangat. Berjuanglah di sektor kita dengan ikhlas, ummat membutuhkan kita, gaji yang berkah itu efek sampingnya. []








0 komentar: