Memperjelas Tujuan

14:13 cinta kata 0 Comments


Tujuan adalah arah yang dituju. Seorang sopir selalu tahu ke mana seharusnya membawa para penumpangnya, agar jarak dan waktu bisa terukur. Dalam Ayat-ayat Cinta 1, Kang Abik sering mengutip kalimat dari Thomas Carlyle, “Seseorang dengan tujuan yang jelas akan membuat kemajuan walaupun melewati jalan yang sulit. Dan seseorang tanpa tujuan, tidak akan membuat kemajuan walaupun ia berada di jalan yang mulus.

Tentang memilih tujuan, kita bisa melakukannya di usia berapa pun. Seorang wanita paruh baya yang beberapa waktu lalu saya kenal, usianya 55 tahun dan ia membidik satu tujuan hidup baru setelah pensiun. Sebelumnya ia bekerja di sebuah perusahaan minyak dan gas milik asing, hingga mencapai puncak karirnya. Berbeda 180 derajat, tujuan hidup baru yang dipilihnya adalah menjadi seorang penulis cerita anak. 

Lewat mesin pencari di internet ia menyeleksi beberapa penulis senior yang masuk kriterianya. Lalu secara pribadi mengirim email kepada calon gurunya tersebut dan minta belajar menulis via email. Ia begitu gigih dan fokus dengan tujuan hidupnya yang baru. Sebuah tujuan hidup yang membuatnya lebih bergairah di usianya yang hampir senja. Kerja keras dan kegigihannya terbukti membuahkan hasil, bahkan dalam hitungan bulan. Puluhan cerita pendeknya berhasil dimuat di Majalah Bobo, Kompas Klasika, koran lokal, dan bukunya berhasil menembus beberapa penerbit. Ia pun berhasil menjadi pemenang di sayembara penulisan buku anak yang diadakan kementerian pendidikan dan kebudayaan. 

Ia sering hadir sebagai peserta di workshop-workshop menulis. Menempatkan diri sebagai sebuah gelas kosong yang siap menerima ilmu dari siapa pun. Di usianya tersebut, ia masih mengusahakan yang terbaik untuk mimpinya. Hal yang akan kita lakukan juga saat mau memperjelas apa tujuan hidup kita, bukan? Cuss, ambil kertas dan tulis besar-besar apa tujuanmu. []

0 komentar: