Satu Kata Ajaib
Saya terbiasa memvisualkan mimpi atau cita-cita dalam coretan kertas yang ditempel di dinding kamar. Mimpi atau cita-cita yang tertempel pun tidak serta merta terkabul seketika. Satu bulan berjalan hingga menjadi tahun dan mimpi tetap tertempel manis tanpa ada perubahan yang terjadi.
Hingga dalam sebuah obrolan dengan teman ada satu kalimatnya yang mengingatkan tentang satu kata ajaib bahwa ciri seorang muslim adalah mengucapkan insya Allah dalam setiap hajat yang akan ia tunaikan atau inginkan. Insya Allah bermakna “Jika Allah menghendaki” ternyata adalah salah satu kunci untuk membuat mimpi terwujud. Tidak terwujud seketika, tapi Allah memberikan berbagai pertolongan dan petunjuk-Nya untuk kita mewujudkannya. It’s work!
Tentu kita masih ingat dengan kisah Sulaiman as yang terabadikan dalam sabda Nabi saw berikut, “Sulaiman bin Daud as pernah berkata, ‘Sungguh, saya akan menggilir seratus istri saya pada malam ini. Semuanya akan melahirkan anak yang ahli berkuda yang akan berjuang di jalan Allah.’ Lalu temannya berkata kepadanya, ‘Katakanlah ‘Insya Allah’,’ tetapi Nabi Sulaiman tidak mengatakan ‘insya Allah’. Ternyata dari semua istrinya tersebut yang hamil hanya seorang istrinya, itupun hanya melahirkan separuh anak (tidak sempurna fisiknya). Demi Dzat yang menguasai jiwaku, seandainya Nabi Sulaiman mengucapkan ‘InsyaAllah’, pastilah mereka semua akan berjuang di jalan Allah sebagai pasukan berkuda.” (HR. Bukhari dan Muslim).
Karena itu Allah berikan bimbingan adab kepada umat manusia lewat firman-Nya, “Dan janganlah sekali-kali engkau mengucapkan: Sesungguhnya aku akan melakukan hal itu besok. Kecuali (dengan mengucapkan) InsyaAllah. Dan ingatlah Tuhanmu ketika engkau lupa. Dan Ucapkanlah: Semoga Tuhanku memberikan petunjuk pada jalan terdekat menuju hidayah.” (Q.S al-Kahfi ayat 23-24).
Tengoklah kembali mimpi dan citamu, saat ia bergeming tak kunjung terwujud, jangan-jangan hatimu belum sepenuhnya betawakal pada-Nya, maka segera ucapkan insyaAllah dan Allah yang akan mengatur segalanya.


0 komentar: