Menjadi Tangguh itu Pilihan

12:10 cinta kata 0 Comments


Judul : Jangan Jadi Cewek Cengeng
Penulis : Linda Satibi, dkk.
Penerbit : Indiva
Cetakan I : April 2017
ISBN : 978-602-6334-18-3
Halaman : 204 halaman

Membaca kisah dan menghayati tentang semangat hidup dan sisi terang seseorang merupakan salah satu investasi kita dalam menjaga kesehatan psikologis dan jasmani. Dalam hidup selalu ada keceriaan dan penderitaan. Membuatnya seimbang adalah sebuah pilihan.

Buku ini merupakan kumpulan dua belas kisah inspiratif yang disajikan dengan berbagai gaya kepenulisan masing-masing penulisnya. Seperti judulnya, “Jangan Jadi Cewek Cengeng”, buku ini memang dihadirkan sebagai hadiah untuk kaum hawa.

Dari pada menjadi cewek cengeng dalam artian mudah mengeluh, mudah menyerah, pesimis, dan sederet kata sifat negatif lainnya, lebih baik menjadi cewek yang kuat, ikhlas, pantang menyerah, optimis, dan positif (halaman 10-11).

Buku ini dibagi menjadi empat bagian yang masing-masing bertajuk, Bukan Cewek Cengeng, Aku Tangguh, Girl’s Power, dan Girl’s Rule. Kisah yang disuguhkan mampu menggugah kesadaran pembaca. Tentang beginilah seharusnya seorang wanita menjalani hidupnya.

Salah satunya kisah tentang seorang wanita yang divonis dokter mengidap kanker rahim dan usianya diprediksi tidak lebih dari 30 tahun. Hingga akhirnya kita dibuat belajar untuk menyemai kebaikan-kebaikan yang terus-menerus untuk kemudian kebaikan itu menjadi kebaikan kecil yang menyembuhkan sakitnya. Dituliskan bahwa, Kita boleh kehilangan apa pun di dunia ini, namun tidak boleh kehilangan semangat dan harapan. Karena itu berarti kematian (halaman 99).

Buku ini disajikan dengan gaya penulisan yang populer untuk mendampingi para wanita tangguh dan cocok dibaca oleh kalangan remaja sampai wanita dewasa sekalipun. Setiap asam garam yang dilalui ia akan bermuara pada akhir yang indah. Seperti kutipan dari HAMKA, “Air mata berasa asin itu karena air mata adalah garam kehidupan.”

0 komentar: