Menilik “Robohnya Surau Kami”

13:13 cinta kata 0 Comments


Tersebutlah tokoh bernama Haji Saleh. Di akhirat Tuhan memeriksa orang-orang yang sudah berpulang. Haji Saleh tersenyum percaya diri. Ia yakin masuk surga lantaran merasa amalan yang dibawanya sangat banyak. Ketika ditanya oleh Tuhan, Haji Saleh menjawab bahwa pekerjaannya di dunia adalah beribadah menyembah-Nya, setiap hari, setiap malam, dan setiap masa. 

Oleh Tuhan, malaikat diperintahkan untuk memasukkan Haji Saleh ke neraka. Alangkah tercengang Haji Saleh karena semua orang yang dilihatnya tak kurang ibadahnya dari dia sendiri. Bahkan ada seorang yang sudah 14x ke Makkah dan bergelar syekh pula.

Singkat cerita Haji Saleh dan teman-temannya menghadap Tuhan, berharap Tuhan memang salah atas keputusan-Nya. Haji Saleh lalu menceritakan bahwa mereka berasal dari sebuah negeri bernama Indonesia. Negeri di mana tanahnya begitu subur, hingga tanaman tumbuh tanpa disiram. Negeri subur yang justru penduduknya sendiri melarat dan lama diperbudak orang lain.

“Sungguhpun anak cucu kami itu melarat, tapi mereka semua pintar mengaji. Kitab-Mu mereka hafal di luar kepala,” terang Haji Saleh.

Lalu Tuhan menimpali dengan murka, “Tapi seperti kamu juga, apa yang disebutnya tidak dimasukkan ke hatinya bukan? Kalau ada, kenapa engkau biarkan dirimu melarat, hingga anak cucumu teraniaya semua. Sedang harta bendamu kau biarkan orang lain mengambilnya untuk anak cucu mereka. Dan engkau lebih suka berkelahi antara kamu sendiri, saling menipu, saling memeras. Kau lebih suka beribadah saja, karena beribadah tidak mengeluarkan peluh, tidak membanting tulang. Engkau kira aku ini suka pujian, mabuk disembah, hingga kerjamu memuji-muji dan menyembahku saja!” Oleh malaikat mereka pun dilempar kembali ke neraka. (Robohnya Surau Kami, A.A. Navis)

Kita belajar bahwa menjadi shalih saja tidak cukup. Ber-amar ma’ruf nahi munkar, bermuamalah, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan di dunia itu yang terpenting. Menjadi orang sholih yang men-sholihkan.[]



0 komentar: