Gaya Hidup dan Ramalan Masa Depan
Beberapa waktu yang lalu, sosial media sedang tren dengan unggahan foto yang menampilkan wajah seseorang saat tua nanti dengan aplikasi android FaceApp. Manusia memang selalu penasaran tentang bagaimana gambaran masa depan nanti. Saat FaceApp bisa memprediksi bagaimana wajah kita saat tua nanti, di lain sisi kita pun bisa memprediksi kehidupan masa depan kita dengan menilik gaya hidup seperti apa yang kita jalani hari ini.
Belum lama, saya mendapat kabar duka dari salah satu teman, ayahnya harus terlebih dahulu menghadap Sang Kuasa. Sang ayah divonis dokter menderita leukopenia, yakni rendahnya jumlah total sel darah putih (leukosit) dibanding nilai normal. Penyakit yang berhubungan dengan sistem pertahanan tubuh seseorang.
Usut punya usut penyebabnya adalah karena sang ayah mengkonsumsi obat sakit kepala dalam jangka panjang, selama puluhan tahun. Merasa pusing sedikit sang ayah akan minum obat itu, maka intensitas minum obat tersebut menjadi sangat sering. Sang ayah meninggal empat bulan kemudian setelah tervonis leukopenia.
Cerita lain tertutur dari seorang anggota DPRD. Selama dua periode menjabat sebagai anggota dewan, ia berada satu ruangan dengan para perokok aktif. Maka sepuluh tahun menjadi perokok pasif menghadiahi beliau jantung yang bermasalah. Setelah itu, ia tidak bisa melakukan aktivitas fisik yang berat dan tidak boleh terlalu capek.
Usia 70 atau 80 tahun, seseorang bisa begitu bugar karena sejak muda ia menjaga pola makan dan olah raga teratur. Lihat saja petani-petani di desa yang masih begitu bugar di usia setengah abad lebih mereka. Ada juga sebaliknya, belum ada 50 tahun nafas sudah ngos-ngosan, persendian sering bermasalah, dan ancaman sakit jantung karena kolesterol tinggi.
Banyak yg bertanya seperti apa masa depan nanti? Sedikit banyak kita bisa mengintipnya dari pola hidup dan kebiasaan kita saat ini. Sebuah akumulasi gaya hidup yang akan dipetik buahnya nanti. []


"Masa depan pd dsr nya adlh ghaib, milik Allah swt semata
ReplyDeleteNamun dr sisi ikhtiar, masa depan bs dilihat dr cara kita mengelola hari ini"
- Saefullah Fattah -
Sepakaat pak nendy... Terima kasih sudah mampir. ☺
Delete